• Profil dan Sejarah Kota Cimahi

    Pada tanggal 21 Juni 2001 Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom..

  • Tahapan Pilkada Kota Cimahi 2017

    Peraturan KPU No 3. tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah..

  • Kabar Berita Seputar Kota Cimahi

    Kabar dan Berita Seputar Kota Cimahi dan wilayah disekitarnya..

Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Tuesday, February 11, 2020

Taman Segitiga Gandawijaya di Kota Cimahi

Taman Segitiga Gandawijaya di Kota Cimahi Smart CityPemkot Cimahi akan merevitalisasi Taman Segitiga Gandawijaya, yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Antri Cimahi dan Cimahi Mall. Revitalisasi taman yang berdiri di atas lahan milik Kodim 0609/Kabupaten Bandung (TNI AD) itu harus dilakukan lantaran kondisinya sudah tidak terurus. Taman tersebut terlihat kumuh dan tidak terlihat seperti taman pada umumnya. Di taman tersebut, tempat duduk sudah mulai rusak bahkan banyak sampah berserakan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, M Nur Kuswandana, mengatakan, perbaikan taman itu sebagai upaya menambah daerah hijau di tengah perkotaan agar Kota Cimahi semakin asri. "Nantinya konsep taman itu akan mengadopsi seperti taman di kota besar lainnya, seperti penyediaan fasilitas swafoto, olahraga, rekreasi, dan edukasi," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Kamis (26/7/2018). Menurutnya, konsep seperti itu karena akses menuju taman tersebut mudah dijangkau, baik oleh kendaraan umum atau kendaraan pribadi. "Kita harapkan masyarakat bisa memanfaatkannya dengan baik," katanya.

Ia mengatakan, sebelum proses revitalisasi taman tersebut berjalan, pihaknya akan tetap melakukan pemeliharaan. Pemeliharaam itu, lanjutnya, termasuk dengan taman-taman lain yang ada di Kota Cimahi, seperti Taman Urip, Taman Kartini, dan Taman Adiraga. "Itu agar tetap terlihat bersih dan tidak digunakan untuk hal-hal negatif, untuk pemeliharaan itu kita libatkan petugas 50 orang," katanya.

Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) kembali akan menambah taman baru tahun ini. Taman yang sementara ini diberi nama Taman Segitiga tersebut, kini sedang dalam proses pembangunan. Berdasarkan pantauan, material bangunan seperti bata dan pasir tampak menggunung di tengah area yang akan dijadikan taman. Beberapa pekerja pun terlihat sedang mengerjakan sejumlah tahapan. Sementara disekitar areal taman, sudah ditutupi spanduk dengan gambar desain taman tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dan Permukiman DPKP, Sutarno mengatakan, seiring pesatnya pembangunan di Kota Cimahi, maka dibutuhkan ruang publik yang besar untuk mengimbangi kepadatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pula penyeimbang dengan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH). "Sebagai kota yang berkembang pesat, warga membutuhkan ruang untuk bersosialiasi dengan biaya murah. Makanya kita terus menambah fasilitas bagi warga dengan membangun taman-taman," ungkapnya di Pemkot Cimahi Jln. Demang Hardjakusumah, Rabu (2/10/2019).

Sutarno menjelaskan, selain penambahan RTH, pembangunan taman ini bertujuan agar wajah Kota Cimahi terlihat lebih indah dan tak terkesan kumuh. "Untuk penataan wajah kota," ucapnya. Untuk tahun ini, kata Sutarno, pihaknya akan membuat taman di pertigaan Jalan Sriwijaya tak jauh dari Cimahi Mall. "Tahun 2019 pembuatan taman di pertigaan Jalan Sriwijaya. Nama tamannya untuk sementara taman segitiga, karena nama taman masih dibahas," ujarnya.

Pembangunan taman ini diatas lahan milik TNI dengan luas 200 meter persegi yang memiliki bentuk segitiga, dan biayanya menggunakan dana APBD Kota Cimahi sebesar Rp 950 juta. "Pelaksanaannya baru 15%. Beroperasinya Insya Allah Januari 2020," sebut Sutarno. Nantinya, taman Segitiga ini bakal dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet, tempat selfie, dan air mancur. Selain itu terdapat akses pintu masuk ke taman bagi disabilitas. "Konsepnya ada ruang publik dan air mancur," ucap Sutarno.

Sunday, December 29, 2019

Skatepark Taman Skateboard di Taman Kartini

Skatepark Taman Kartini Baros Kota Cimahi Smart CityPembangunan Taman Skate atau Skatepark pertama di Kota Cimahi yang berlokasi di Taman Kartini, Kota Cimahi sudah rampung. Dari pantauan Tribun Jabar dilokasi, taman skate tersebut yang memiliki luas kurang lebih 350 meter persegi tersebut sedang dalam tahap pengecatan seluruh area trek. Mulai dari trek skaterboard street dan bowl sudah mulai digambar dengan berbagai warna. Ketua Tim Cimahi Crative, Arya Widya Nugraha mengatakan taman skate pertama di Kota Cimahi tersebut sudah rampung tinggal tahap penyelesaian. "Ini tinggal tahap pengecatan sudah 99 persen tinggal di rapihin," ujar Arya kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Senin (28/10/2019).

Arya mengatakan seusai tahap pengecatan, tiga hari kedepan, pihaknya akan mengadakan trail atau ujicoba trek tersebut. "mau trail skater dari Bandung dan Cimahi, Tasting kekuatan betonnya," ujarnya. Taman skateboard yang dikonsep standar Internasional, setelah diujicobakan, nantinya bakal diadakan kompetisi skateboard. Ia pun mengimbau nanti setelah taman skate ini selesai dibangun, para pecinta skateboard di Kota Cimahi untuk turut menjaganya. "Imbauan ikut menjaga disana kawasan konservasi, jadi utamanya menjaga lingkungannya, dan menjaga kebersihan kalau kotor sebelum main harus dibersihkan, karena ini enggak di pungut biaya juga, gratis," ujarnya.

Wednesday, November 13, 2019

Berglust Kolam Renang Tempat Plesir Cimahi

Berglust Kolam Renang Tempat Plesir Jadul di Cimahi Smart CityDi zaman kolonial, warga Belanda suka plesiran ke Cimahi, Bandung. Tepatnya di Berglust, yang sekarang hanya tersisa reruntuhan dan kenangan. Tak ada yang menyangka di balik benteng yang tersimpan sejarah pariwisata di era kolonial Belanda. Berglust, hotel dan kolam renang amat mahsyur pada masanya di tengah kota militer, Cimahi yang berlokasi di Jalan Sukimun, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah ini dikenal sebagai tempat pelesiran warga Belanda. Hotel dan kolam renang itu dibangun sekitar pada awal tahun 1900-an. Namun, pada akhir era kejayaannya warga pribumi pun dapat merasakan fasilitas kolam renang yang menjadi bagian dari hotel.

Menariknya, Berglust juga memiliki kebun binatang mini dan taman yang ditata indah hasil buah tangan Van der Lugh pada 1967, pria asal Belanda yang juga menangani Bandung Zoo atau Derenten. Alhasil, warga pun dapat melihat berbagai satwa seperti buaya, burung kasuari, rusa bintik, berbagai macam ular. Kalau dulu orang pribumi hanya sebagai pegawai. Dulu tak hanya Belanda tapi juga orang Tionghoa di Kota Cimahi juga sering berenang di sini. Namun, seiring dengan konflik yang menjalari kepengurusan Berglust, kolam pun ditutup pada 2003 silam. Menyusul 'matinya hotel yang kini bangunannya dijadikan asrama, sekolah dan rumah pemukiman warga.

Kolam Berglust kini hanya tinggal kenangan. Semak belukar pun tumbuh tak terurus di hampir semua sudut kolam Berglust. Dua kolam renang yang dulu menjadi primadona, kini ditumbuhi lumut. Terlihat bekas bangunan yang dulu menjadi tempat tiket, pemandian, dan tempat beristirahat Van der Lugh. Atap-atapnya jebol dan lembap. Terlihat beberapa patung binatang yang telah rusak, bahkan tampaknya ada patung yang dicuri. Beberapa kandang hewan pun masih terlihat berdiri, walau kini diselimuti semak belukar. Dulu pengunjungnya tak hanya datang dari Kota Cimahi, tapi juga dari berbagai wilayah lainnya, mengingat dekatnya stasiun kereta dengan Berglust.

Wisata Kolam Renang Tirta Mulya Waterboom

Cimahi Smart CityKolam Renang Tirtamulya atau Tirtamulya Waterboom adalah tempat wisata air yang menjadi favorit di Cimahi yang cocok bagi keluarga. Kolam renang ini berlokasi di daerah Tanimulya tepatnya di Jl. Somawinata no. 88, Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat. Dengan luas 1,5 hektare, wisata renang ini menyajikan aneka fasilitas dan wahana yang cocok buat wisata bermain air.

Fasilitas yang tersedia di Tirtamulya Waterboom, antara lain kolam renang indoor dan kolam air panas. Ada juga Waterboom yang dilengkapi waterslider dengan sarana yang modern. Ada juga berbagai sarana permainan air dan playground dengan semua permainan yang lengkap. Ada juga Fitness center atau gym dengan peralatan yang lengkap dan modern yang berada di lantai atas ( lantai III). Fasilitas lainnya terdapat meeting dan conference room, resto dan cafe, sauna

Tempat ini dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 s.d. 20.30 WIB. Harga Tiket Masuk Senin - Jumat untuk Anak dibawah 5 tahun Rp.20.000 sedangkan Dewasa: Rp.25.000. Untuk hari Sabtu - Minggu/Libur Nasional tiket masuk anak anak dibawah 5 tahun: Rp 30.000 dan dewasa Rp 35.000. Kapasitas pengunjung mencapai 5.000 orang dengan area parkir 200 kendaraan roda empat dan 1.000 kendaraan roda dua. Untuk biaya Fitness Rp 20.000, Aerobic Rp 15.000, dan Sauna Rp 25.000 (harga bisa berubah sewaktu-waktu).

Sunday, October 27, 2019

Lying Mountain - Gunung Bohong Kota Cimahi

Lying Mountain - Gunung Bohong Kota Cimahi Smart CityGunung Bohong, merupakan sebuah bukit yang terletak di kota Cimahi dan menjadi objek untuk melihat kota Bandung, Kota Cimahi dan sekitarnya. Banyak sekali para pemula pendaki (siswa-siswi SD) mencoba menjajaki bukit ini. Disebut Gunung Bohong, karena bukit itu membentuk seperti gunung pada umumnya, tetapi berukuran kecil. Sehingga penduduk sekitar menyebutnya Gunung Bohong. Di Gunung Bohong ini dahulu banyak ditumbuhi pohon Malaka. Kini, di kawasan Gunung Bohong ini dijadikan Lapangan Tembak berstandar internasional oleh Kodam III/Siliwangi.

Sempat muncul wacana bahwa Gunung Bohong akan dipangkas sehubungan dengan akan diperluasnya Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara. Hal tersebut diperlukan karena Gunung Bohong berada di kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) landasan bandara tersebut. Kini proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), menguak kembali nama Gunung Bohong yang cukup melegenda di daerah Cimahi ini. Pada 2016 pekerja proyek KCIC hanya melakukan sosialisasi pengeboran, namun kini pengeboman dilakukan untuk membuat terowongan bagi jalur kereta cepat tersebut. Hal tersebut telah berdampak pada kehidupan dan membuat resah warga setempat.

Ratusan rumah warga Kompleks Tipar Silih Asih, RT 04/13, Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) retak‑retak akibat pengeboman pada proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di Gunung Bohong. Rumah warga yang retak‑tetak itu kebanyakan bagian dindingnya. Bahkan ada dinding rumah warga yang nyaris ambruk akibat keretakannya terus membesar. Selama dua pekan ini pengeboman di proyek tersebut sudah terjadi sebanyak delapan kali dan dentumannya terdengar jelas, bahkan barang‑barang di rumahnya pun sampai bergetar.

Saat pertama kali mendengar dentuman itu, warga merasa kaget karena suaranya terdengar keras, terlebih dentumannya kerap terdengar dua kali dalam satu hari. Sesuai kesepakatan dengan warga lainnya, jika proyek tetap dilanjutkan tanpa mengindahkan keselamatan jiwa, ia dan warga lainnya minta agar direlokasi. Di wilayah itu terdapat 120 keluarga dan 500 jiwa, namun hampir semuanya rumah warga itu mengalami keretakan sehingga resah. Aktivitas pengeboman itu dilakukan tanpa sosialisasi dulu ke warga setempat dan dilakukan tanpa memikirkan keselamatan warga sekitar karena aktivitasnya dilakukan tanpa ada kajian serta tidak memiliki izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Warga meminta direlokasi jika aktivitas pengeboman Gunung Bohong untuk membuat lobang inlet tunnel 11 atau terowongan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) tetap dilanjutkan. Mereka khawatir mengalami kejadian hujan batu seperti yang terjadi di Purwakarta, terlebih tanah Gunung Bohong itu labil rawan longsor dan rawan terjadi pergerakan tanah. Relokasi itu merupakan solusi satu-satunya agar warga selamat jika pembangunan terowongan itu semakin dekat dengan pemukiman warga. Kontur Gunung Bohong yang posisinya berada tepat di atas perumahan warga itu sama seperti perbukitan yang ada di Plered, Purwakarta, sehingga kejadian hujan batu dikhawatirkan terulang di wilayahnya.