• Profil dan Sejarah Kota Cimahi

    Pada tanggal 21 Juni 2001 Cimahi ditetapkan sebagai kota otonom..

  • Tahapan Pilkada Kota Cimahi 2017

    Peraturan KPU No 3. tahun 2016 tentang pemilihan kepala daerah..

  • Kabar Berita Seputar Kota Cimahi

    Kabar dan Berita Seputar Kota Cimahi dan wilayah disekitarnya..

Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Tuesday, November 17, 2020

Hujan Es dan Angin Kencang di Kota Cimahi

Hujan Es dan Angin Kencang Kota Cimahi Smart CityFenomena hujan deras disertai butiran es dengan angin kencang terjadi di wilyah Kota Cimahi, Jawa Barat, yang berlangsung sekitar pukul 14.40 WIB hingga pukul 15.00 WIB, Rabu (23/09/2020).

Butiran es yang turun saat hujan deras di Kota Cimahi itu berukuran sebesar bola kelereng dan lebih kecil. Masyarakat yang sedang berkendara di jalan raya juga segera berteduh dan ada pula yang mengabadikan fenomena itu.

Masyarakat agar waspada saat memasuki musim pancaroba ini yang berpotensi memunculkan peristiwa hujan deras disertai butiran es apalagi hujan yang disertai angin kencang hingga merobohkan pohon-pohon dan menerbangkan benda-benda yang dapat membahayakan.

Monday, September 11, 2017

Nenek Sugiarti Cimahi dapat Sepeda dari Jokowi

Nenek Dapat Sepeda dari Jokowi Saat ke Cimahi Cyber CityPresiden Joko Widodo mengadakan kuis berhadiah sepeda untuk warga Kota Cimahi. Hal yang memang biasa dilakukan Jokowi kali ini, ada yang mendapat sepeda tanpa perlu menjawab kuis terlebih dahulu. Acara tersebut diselenggarakan di Lapangan Brigif 15/Kujang, Cimahi, Jawa Barat, Senin (11/9/2017). Ada tiga orang yang Jokowi persilakan maju untuk menyambut kuis berhadiah sepeda.

Namun Jokowi terlebih dahulu meminta peserta lanjut usia maju menyambut kuis. "Yang umurnya lebih dari 70 tahun, ada nggak? Yang belakang tengah itu, silakan maju," kata Jokowi dari panggung. Ada nenek yang dituntun maju ke panggung. Rambutnya putih sebahu, dia mengenakan baju motif hitam-putih. Dua orang lainnya adalah pria. Yang satu terlihat sudah paruh baya dan lainnya masih cukup muda. Kepada mereka berdua, Jokowi memberikan kuis soal nama-nama pulau dan penyebutan lima sila dalam Pancasila. Seperti biasa, kuis berlangsung jenaka.

Tibalah giliran si nenek 70 tahun. Dia memperkenalkan diri, namanya Sugiarti, pemegang sertifikat atas tanah 100 meter persegi. "Mau ditanya apa Bu Sugiarti?" tanya Jokowi. "Jangan ditanya-tanya," jawab Sugiarti, terdengar lirih, via pengeras suara. "Jangan ditanya-tanya?" tanggap Jokowi, heran. Soalnya, semua orang yang naik ke panggung tentu berharap diberi kuis untuk mendapatkan sepeda. "Ya sudah kalau nggak mau ditanya-tanya. Nggak apa-apa. Silakan," kata Jokowi.

Sugiarti kemudian bersalaman dengan Jokowi dan dipersilakan meninggalkan panggung. Dua ajudan Jokowi dengan sigap membantu Sugiarti turun dari panggung. Sudah sampai bibir panggung, tiba-tiba Sugiarti menoleh ke Jokowi. Sugiarti ternyata juga menginginkan sepeda. Dia menagih sepeda kepada Jokowi. "Sepeda? Lha tadi ditanya nggak mau," kata Jokowi merespons. Dia berpikir Sugiarti yang tak mau ditanya-tanyai kuis itu memang tak menginginkan sepeda juga. Ternyata Sugiarti juga menginginkannya. "Ya sudah, diambil," kata Jokowi mempersilakan satu sepeda tersisa untuk Sugiarti. Dia dibantu dua aparat membawa sepeda itu.

Friday, July 8, 2016

Kecelakaan Beruntun di Kolonel Masturi Cimahi

Penyebab Kecelakaan Beruntun di Kolonel Masturi Cimahi Cyber CityKecelakaan beruntun terjadi di Jl Kolonel Masturi (Kolmas), Kota Cimahi, Jawa Barat. Ada 6 orang tewas dalam peristiwa tersebut. "Jadi yang meninggal di lokasi itu ada enam orang. Kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi saat dihubungi detikcom via telepon, Jumat (8/7/2016). Insiden kecelakaan beruntun itu melibatkan lima unit kendaraan. Ade menyebut peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. "Korban meninggal sudah dibawa ke Rumah Sakit Cibabat," ucap Ade.

Ade menerangkan, kecelakaan bermula saat bus Parahyangan nopol T 7035 DL dari arah Cisarua menuju Cimahi melintas di Jalan Kolonel Masturi KM 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. "Bus itu menabrak pembatas perumahan dan bengkel tambal ban. Lalu bus terguling," kata Ade. Bus dalam posisi terbalik ini menggelinding ke bawah kemudian menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan. "Bus menabrak Suzuki Katana nopol E 1543 KY dan Kijang Kapsul B 7148 D serta dua sepeda motor yang datang dari arah Cimahi menuju Cisarua," ujar Ade. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes (Pol) Yusri Yunus mengatakan penyebab kecelakaan beruntun diduga karena rem bus Parahyangan blong. "Bus katanya rem blong saat melaju dari arah Cisarua menuju Cimahi," ujar Yusri.

Penyebab Kecelakaan Beruntun di Kolonel Masturi Cimahi Cyber CityKecelakaan beruntun melibatkan enam unit kendaraan terjadi di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Kota Cimahi, Jabar. Kecelakaan ini dipicu bus wisata yang nyelonong karena rem blong dan menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan. Kecelakaan pada Jumat (8/7/2016) sore ini, mengakibatkan sembilan orang tewas. Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan bus maut yang menyeruduk lima unit kendaraan di depannya.

Bus berpenumpang 50 orang tersebut sengaja disewa oleh warga Karawang untuk berlibur ke Curug Cimahi. "Bus itu carteran atau sewaan. Penumpang bus ada sekitar 50 orang. Mereka dari Karawang," kata Ade saat dihubungi detikcom. Hingga saat ini pihaknya menduga kecelakaan tersebut akibat bus mengalami rem blong lalu oleng dan menghantam lima kendaraan. "Dugaan sementara rem bus itu blong. Kami juga perlu memastikan kelaikan jalan busnya, sebab kami melihat bus ini sudah tua," ujar dia. Berdasarkan pantauan detikcom 21.00 WIB, bangkai bus masih dilakukan evakusi menggunakan dua alat berat dari Dishub Jabar. Sementara koban luka-luka dievakusi ke RS Cibabat, RS Duatira, RS Mitra Kasih.

#Lihat pula : Daftar 9 Korban Tewas Kecelakaan di Cimahi

Wednesday, June 8, 2016

Penyebab Kebakaran Pabrik Tekstil di Cimahi

Cimahi Cyber CityKebakaran yang jadi Tontonan Warga, membuat Pemadaman Kebakaran Pabrik Tekstil Terhambat - Kebakaran pabrik tekstil PT Bintang Warna Mandiri (BWM) di kawasan industri Jln. Cibaligo Dalam RT 1 RW 30 Kel. Cibeureum Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu (8/6/2016) jadi tontonan warga sehingga menghambat pemadaman.

Kebakaran yang melanda pabrik tekstil PT Bintang Warna Mandiri (BWM) berlangsung saat jam sibuk di kawasan industri Jln. Cibaligo Dalam RT 1 RW 30 Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu 8 Juni 2016. Imbas dari peristiwa tersebut, arus kendaraan kedua arah baik dari arah Cimindi menuju Melong maupun sebaliknya macet hingga menghambat lalu lintas unit damkar.

Saat tengah hari menjadi waktu sibuk kawasan industri karena bertepatan dengan jam istirahat karyawan. Juga ada pabrik yang memulai shift siang dan berakhirnya shift pagi sehingga banyak kendaraan bus penjemput karyawan lalu lalang. Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya warga sekitar yang berkerumun menonton kebakaran berlangsung. Alhasil arus unit damkar yang bolak balik mengambil air menjadi tersendat.

Para petugas berusaha menghalau warga yang menonton termasuk dengan memasang garis polisi. Juga dilakukan pengusiran lewat pengeras suara. "Jangan menonton di pinggir jalan, kendaraan jangan parkir. Ayo maju-maju," ujar petugas damkar dari pengeras suara. Upaya pemadaman masih dilakukan, api bercampur asap pekat membumbung tinggi. Terlihat bantuan damkar dari wilayah Bandung Raya turut berdatangan.*** Sumber : PR